BarudakGudang

… soccer addict, automotive buff, music holic …

INA vs Uruguay : Timnas Indonesia kedodoran di segala lini


detiksport

Sebagaimana kita tahu bahwa timnas Indonesia baru saja dipermak uruguay dengan skor 1-7. Walau sempat unggul terlebih dahulu di menit ke-17, Indonesia kedodoran menghadapi gempuran para pemain Uruguay. Alhasil 7 gol berhasil disarangkan Suarez dkk ke gawang Markus Horison.

Dilihat dari berbagai segi, pertandingan yang dilangsungkan di Gelora Bung Karno (8/10/2010) tersebut mutlak milik Uruguay. Indonesia kalah di segala aspek. Stamina skill, mental dan strategi bermain bagaikan bumi dan langit.

Lepas dari Uruguay yang memang diatas kertas jauh lebih unggul, namun secara objektif saya ingin memberikan opini dari jalannya pertandingan tersebut.

Stamina

Timnas Indonesia hanya ngebut di 20 menit pertama. Selebihnya, stamina pemain kita sangat kedodoran. Terlebih ketika para pemain Uruguay telah menemukan permainan terbaiknya, stamina pemain terus terkuras. Dari skala 1-10 nilai stamina adalah 6.

Skill

Dari segi skill, saya memberikan kredit kepada beberapa pemain debutan seperti  Beni Wahyudi, Ahmad Bustomi, Okto Maniani dan Boaz Salossa. Keempat pemain ini pada pertandingan tersebut memberikan harapan kepada masa depan timnas dengan skill yang cukup baik dan berpotensi untuk terus meningkat. Untuk itu skill pemain saya nilai 7.

Mental

Sisi mental cukup menjadi perhatian saya… Seorang pemain dengan skill yang baik namun tidak didukung mental yang baik maka tidak akan menghasilkan permainan yang baik di lapangan. Sisi ini seringkali dihadapi oleh timnas, terlebih jika harus bermain dengan “bule”.

Di lapangan terlihat sekali para pemain kita kurang berani dan cepat gerogi jika di-press lawan. Hal ini menjadikan permainan buruk dan sering kehilangan bola. Nilai untuk mental ini adalah 6.

Strategi dan Visi

Dari sisi ini saya yakin pelatih telah memberikan instruksi yang baik untuk dijadikan strategi bermain di lapangan. Namun demikian pada saat pertandingan para pemainlah yang menentukan.

Saya melihat visi para pemain kita masih kurang. Kemana bola harus dibawa, kepada siapa bola harus dioper, kemana kita harus bergerak adalah beberapa hal dasar yang belum “fasih” dijalankan para pemain. Pemain kita berpikir pada saat telah menerima bola.

Hal tersebut berkebalikan dengan pemain Uruguay, mereka bisa melakukan tik tak cantik dengan cepat, bahkan dengan tidak melihat sekalipun. Mereka seolah telah berpikir kemana bola harus dioper sebelum mereka menerima bola. Secara umum nilai untuk sisi ini adalah 6.

Semoga setelah pertandingan tersebut, banyak hal yang dapat kita pelajari untuk kemajuan sepakbola kita khususnya bagi para pemain. Amin…

Filed under: Sepakbola, , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: