BarudakGudang

… soccer addict, automotive buff, music holic …

Seasonal Marketing… Apakah itu?


Mengingat sebentar lagi bulan puasa trus lebaran, saya ingin membahas tentang apa yang disebut Seasonal Marketing.. Kali ini rada serius namun tetep santai, biar bacanya juga gak pusing… Lanjut…!

Saya yakin rekan-rekan sudah mendengar apa yang disebut dengan Seasonal Marketing. Kalo secara bahasa Seasonal Marketing bisa diartikan sebagai penjualan musiman atau pasar musiman. Biasanya merupakan peak time dan terjadi pada momen tertentu seperti ramadhan dan lebaran yang saya akan bahas disini…

Pada musim tersebut biasanya market cenderung naik dari hari biasa atau reguler. Hal tersebut disebabkan oleh tren masyarakat yang ingin melakukan perayaan ataupun memeriahkan Ramadhan atau Lebaran yang datang sekali dalam setahun.

Pada bulan ini biasanya banyak perusahaan yang melakukan berbagai kampanye atau promosi produk dengan membuat acara atau even yang menarik. Ada yang mengadakan promo mudik gratis, diskon besar-besaran,  bikin kegiatan kegamaan, promo iklan tema ramadhan dan lain2.

Hampir semua brand dari berbagai jenis produk tidak ingin ketinggalan melakukan Seasonal Marketing untuk meningkatkan penjualan mereka. Mulai dari produk pakaian, makanan, sirup, obat maag, kendaraan bermotor sampai dengan media televisi.

Selain itu, Seasonal Marketing bukan hanya terjadi pada brand atau produk ternama. Masyarakat biasa pun banyak yang jeli memanfaatkan momen ini. Selama bulan Ramadhan, kita akan dengan mudah mencari penjual kolak, es campur, es buah dan makan lain di pinggir-pinggir jalan. Namun setelah Ramadhan selesai penjual musiman itu pun kembali lenyap dengan sendirinya.

Salah satu tradisi khas yang dilakukan saat lebaran adalah mudik atau pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri. Untuk yang mudik lewat darat, pasti merasakan betapa perjalanan mudik adalah sebuah perjalanan panjang dan memakan waktu lebih lama.

Khusus di dunia per-motoran, tak sedikit masyarakat yang memilih untuk memanfaatkan roda dua sebagai kendaraan mudik. Selain lebih simpel dan harganya cukup terjangkau, mereka ingin sedikit pamer terhadap keluarga di kampung asal.

Untuk konsumen yang memilih memakai angkutan umum, setiap brand telah siap untuk memberikan layanan maksimal bagi para pelanggannya yaitu dengan mengadakan mudik gratis atau mudik bareng.

Semua itu dilakukan selain untuk memperoleh benefit yang besar, tentu saja image sebuah brand akan ikut dinilai oleh konsumennya. Jika sukses, bukan saja dapat menjaga konsumen lama agar tetap loyal tetapi juga akan berpotensi untuk menarik konsumen baru.

Kali ini cukup sekian posting saya. Mohon maaf jika kurang baik penyajiannya. Semoga berguna…!

Filed under: Artikel, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: