BarudakGudang

… soccer addict, automotive buff, music holic …

Tentang Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi


Menurut wikipedia hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu lama). Penderita yang mempunyai sekurang-kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi.

Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.

Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa menurut JNC VII :

Kategori                 Tekanan Darah Sistolik         Tekanan Darah Diastolik
Normal                   < 120 mmHg (dan)               < 80 mmHg
Pre-hipertensi     120-139 mmHg (atau)         80-89 mmHg
Stadium 1              140-159 mmHg (atau)          90-99 mmHg
Stadium 2              >= 160 mmHg (atau)            >= 100 mmHg

Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, tetapi tekanan diastolik kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal. Hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.

Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.

Dalam pasien dengan diabetes mellitus atau penyakit ginjal, penelitian telah menunjukkan bahwa tekanan darah di atas 130/80 mmHg harus dianggap sebagai faktor risiko dan sebaiknya diberikan perawatan.

Gejala

Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak).

Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.

Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini disebut ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.

Hipertensi berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi 2 jenis :

Hipertensi primer atau esensial adalah hipertensi yang tidak / belum diketahui penyebabnya (terdapat pada kurang lebih 90 % dari seluruh hipertensi).

Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan/ sebagai akibat dari adanya penyakit lain.

Hipertensi primer kemungkinan memiliki banyak penyebab; beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan bersama-sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah.

Jika penyebabnya diketahui, maka disebut hipertensi sekunder. Pada sekitar 5-10% penderita hipertensi, penyebabnya adalah penyakit ginjal. Pada sekitar 1-2%, penyebabnya adalah kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB).

Penyebab hipertensi lainnya yang jarang adalah feokromositoma, yaitu tumor pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin (adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin).

Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolah raga), stres, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan. Stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, jika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasanya akan kembali normal.

Obat tradisional yang dapat digunakan

1. murbei
2. daun cincau hijau
3. seladri (tidak boleh lebih 1-10 gr per hari, karena dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis)
4. bawang putih (tidak boleh lebih dari 3-5 siung sehari)
5. Rosela
6. daun misai kucing
7. minuman serai. teh serai yang kering atau serai basah(fresh) diminum 3 kali sehari. Dalam seminggu dapat nampak penurunan tekanan darah tinggi.

wikipedia.org

Filed under: Artikel, Kesehatan, ,

2 Responses

  1. supriyadi mengatakan:

    Mengapa tekanan darah kita tinggi?
    “Hai orang2 yg beriman jika datang kepada kalian orang membawa suatu berita mk periksalah dgn teliti agar kalian tdk menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaan yg menyebabkan kalian menyesal dgn perbuatan itu.”
    Assalamu alaykum.warahmatullahi wabarakatuhu..
    Salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tanda tanya besar bagi manusia adalah apa yang dikatakan oleh alat tensi sebagai “Darah Tinggi”.
    Masalah ini terus manghantui manusia dari waktu kewaktu.Apakah Darah tinggi itu suatu penyakit yang membahayakan jiwa manusia,mengapa tekanan darah bisa tinggi,dan bagaimana solusi terbaik dan benar untuk menormalkannya(bukan menurunkan).
    Dari segi Metode Fisioterapi SEHAT(Sesuai etika,Hemat,Aman dan Tepat) dapat disimpulkan bahwa darah tinggi itu dua sifat:1.Yang bersifat tetap ,2.Yang bersifat Sporadis.
    1.Pada kasus tekana darah tinggi tetap ada dua faktor utama yaitu:
    1.Faktor HAMSIDAR(Hambatan Sirkulasi Darah)
    2.Faktor OXIDAR (Dxygen lebih dalam Darah)
    Adapun tindakan yang harus diambil adalah bukan menurunkan tekanan darah tetapi menormalkan kembali tekanan darah tersebut.
    Yang terjadi pada kasus HAMSIDAR adalah ;apabila (contoh) kita menderita sakit kepala,maka keadaan yang terjadi adalah seperti pada mata uang yang mempunyai dua sisi yang berbeda tetapi dalam satu kesatuan.
    >Pada satu sisi bila terjadi HAMSIDAR pada suplay darah yang menuju” kepala”,maka anda akan merasakan keluhan nyeri kepala,susah tidur dan secara psikologi cenderung pemarah.Disamping itu pula pada arteri yang kosong tidak lagi dilewati darah akan menjadi pendek dan kaku(pegal linu).Intinya bagian tersebut akan mengalami proses DEGENERATIF berkala.
    >Pada sisi yang lain bagian yang terus bersikulasi juga mengalami perubahan”kondisi”
    Pengertiannya adalah:
    a.Seluruh jaringan arteri /urat/pembuluh darah yang ada dalam tubuh kita katakan AREA EDARAN(lalulintas) bila normal dikalkulasi 100%.
    b.Seluruh volume/isi darah yang ada dalam tubuh kita samakan 100%.
    Apabila kita mengalami HAMSIDAR(sakit kepala) maka kita kehilangan Area Edaran sebanyak 20% namun volume darah tetap 100%.
    Jadi area edaran yang bersikulasi adalah 80% dan kemudian diisi oleh 100% volume darah.Jadi yang terjadi adalah meningkatnya tekanan pada jaringan arteri dan kemudian anda memeriksakan diri(chek up),maka amat “WAJAR” bila didiagnosa dengan Darah Tinggi.
    Dan tindakan yang perlu kita lakukan adalah bagaimana menyeimbangkan fungsi Area Edaran itu (100%) agar seimbang dengan Volume Darah kita (100%) dengan membuka masalah HAMSIDAR tersebut.Karena masalah HAMSIDAR ini adalah keluhan INTERNAL.maka tidak akan berakibat baik jika diambil tindakan EKSTERNAL.
    Dalam FISIOTERAPI SEHAT saya intinya adalah “ayat pembuka” yaitu mencari dengan mendiagnosa dimana “SUMBER” Hamsidar ,lalu kita bahas(konsultasikan) agar dapat diambil tindakan terapan yang benar sehingga tidak terjadi kesalahan penanganan serta langsung dapat memberi hasil kesembuhan dalam 1 hingga 3x terapi dalam sejam sehingga hak-hak pasien dapat dipenuhi.
    hp 021-68769609…..wassalam

  2. amirul allif minza mengatakan:

    Artikel keren gan😦 y)😀
    Bagi temen2 yang kuliah nya jurusan nya tentang kesehatan…
    yang ingin mencari materi tentang HYPERTENSI HEART DISEASE…
    Silahkan mampir aja di sini😀
    http://allifkecil91.blogspot.com/2013/04/hypertensi-heart-disease-hhd.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: