BarudakGudang

… soccer addict, automotive buff, music holic …

Merokok.. haram! gimana ya?


Beberapa hari ini kita dihadapkan pada sebuah polemik baik di media cetak atau televisi yang berhubungan dengan “Rokok”.

Intinya, sedang dibahas mengenai kemungkinan akan dikeluarkan fatwa “haram” untuk merokok. 

Merokok sebenarnya banyak mudharatnya daripada maslahatnya. Bagaimana tidak, dalam rokok terkandung berbagai macam zat yang merupakan “racun” bagi tubuh manusia. Mulai dari tar, nikotin, karbonmonoksida, dan lain-lain. Zat-zat tersebut banyak menyebabkan penyakit bagi penggunanya karena akan terakumulasi dalam tubuh manusia pada darah, paru-paru jantung, sel tubuh dan organ tubuh lainnya. 

Penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kebiasaan merokok yaitu kanker paru-paru, jantung, pernapasan, gangguan pada janin dan masih banyak lagi. Banyak sekali jiwa manusia melayang akibat penyakit yang diakibatkan oleh bahanya rokok.

Dari latar belakang diatas, muncul wacana akan dikeluarkannya fatwa haram untuk merokok. Ada yang pro ada pula yang kontra.. 

Pihak yang pro atau setuju beralasan bahwa dengan adanya fatwa haram merokok akan melindungi umat manusia setidaknya dari penyakit2 yang ditimbulkan oleh rokok. Artinya banyak jiwa terselamatkan dengan tidak ada rokok ataupun orang yang merokok. 

Untuk pihak yang kontra tentu saja punya alasan. Industri rokok merupakan lapangan yang meyerap banyak pekerja, bukan hanya buruh linting di pabrik rokok tetapi juga petani tembakau. Jumlahnya bukan pulan atau ratusan tetapi ribuan bahkan puluhan ribuan. 

Industri rokok tersebar dari yang branded sampai rumahan. Mereka biasanya turun temurun dari nenek moyang sebagai pembuat rokok untuk menghidupi sanah keluarganya.

Jadi, bisa dibanyakan jika merokok diharamkan pastinya banyak industri yang gulung tikar dan akhirnya banyak pengangguran. Dampak sosialnya cukup besar karena berhubungan dengan penghidupan ribuan rakyat yang mayoritas kelas menengah ke bawah. 

Menurut saya, fatwa haram merokok perlu didiskusikan lebih mendalam termasuk membahas dampak sosial yang ditimbulkan tadi. Tujuan baik tetapi tidak dilaksanakan dengan benar tentu saja salah kaprah. Intinya jika semua demi kebaikan rakyat, mari libatkan rakyat juga dalam merumuskan masalah tersebut. Semoga diperoleh yang terbaik Amin.

Filed under: Artikel, Berita,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: