BarudakGudang

… soccer addict, automotive buff, music holic …

8 Langkah dalam QCC

Setelah pada sesi sebelumnya saya bahas tentang 7 alat bantu QCC, pada kesempatan ini saya akan share tentang 8 langkah dalam proses QCC.

Gak usah panjang lebar, kita mulai aja ya…

1. Menentukan Tema

  • Memetakan Proses dan mengukur potensi kegagalannya (Quality, Cost, Delivery, S,M,E)
  • Merancang check sheet kegagalan proses yang efektif  untuk mengumpulkan data sebagai alat bantu validasi pemilihan tema.
  • Tools pendukung :
    • Brainstorming
    • Stratification
    • Scatter
    • Histogram
    • Pareto
    • Check Sheet

2. Menetapkan Target

  • Menggali penyebab kegagalan (7 M: Man, Methode, Machine, Media, Material, Measuring, Money/Cost) proses dengan Brainstorming
  • Menilai penyebab masalah yang ditemukan untuk mengukur kemampuan tindakan perbaikan sebagai dasar penentuan target
  • Kaidah penetuan target ( S M A R T )
  • Tools pendukung :
    • Brainstorming
    • Grafik

3. Melakukan Analisa Kondisi yang Ada (ANAKONDA)

Aktivitas :

Melihat permasalahan apa saja yang dihadapi

Interprestasi :

Melihat langsung di tempat kejadian secara bersama-sama dan bukan hanya membuat perkiraan saja melainkan dengan fakta.

Output :

  1. Belajar melihat kenyataan
  2. Belajar menganalisa dan membuat kesimpulan
  3. Menemukan hal-hal baru
  4. Membuka wawasan 

Kaidah :

1.Internal : dari faktor 7M

2. Eksternal : Pest analysis

Tools yang digunakan :

Check Sheet

Fish bone

Pareto

Scater diagram

Histogram

Dll

4. Analisa Sebab Akibat

Aktivitas :

Menganalisa problem dengan diagram sebab akibat

Interprestasi :

Analisa dilakukan terhadap problem yang ditemukan di lapangan (bukan asumsi). Untuk mendapatkan akar penyebab, setiap cabang ada korelasi positif dan relevan dengan cabang sebelumnya.

Output :

  1. Anggota memahami tentang hubungan sebab dan akibat
  2. Akar penyebab / potensi penyebab ditemukan
  3. Rasa kepedulian masalah semakin meningkat

5. Membuat Rencana Penanggulangan

Aktivitas :

Merencanakan aktivitas untuk mengatasi akar penyebab (menggali ide-ide perbaikan / ide-ide improvement)

Interprestasi :

Rencana merupakan manajemen konsep yang menggunakan matriks 5W + 2H dengan mempertimbangkan faktor-faktor 7M.

Sasaran aktivitas jelas secara kualitatif dan kuantitatif.

Out put:

  1. Semua anggota terlibat
  2. Semua anggota memahami tanggung jawab, masalah dan tujuan aktivitas
  3. Ada rencana penanggulangan yang relevan dengan penyebab yang potensial

Tugas : merancang 5W + 2H dari hasil fishbone yang telah dibuat

6. Melakukan Penanggulangan

Aktivitas :

Implementasi / pelaksanaan rencana penanggulangan yang telah dibuat (monitoring schedule).

Mendokumentasikan data (visual, performance) sebelum, saat dan sesudah improvement.

Interprestasi :

Melakukan PDCA untuk merealisasikan tujuan aktivitas, melakukan evaluasi terhadap hasil tiap penanggulangan termasuk kesulitan yang dihadapi

Output :

  1. Pengetahuan tentang aktivitas yang telah dilakukan
  2. Implementasi penggunaan siklus PDCA

7. Memeriksa (Evaluasi) Hasil

Aktivitas :

Evaluasi keseluruhan hasil terhadap target yang telah ditentukan

Interprestasi:

Review terhadap aktivitas penanggulangan terhadap permasalahan yang dihadapi.

Melihat kemungkinan lain yg mungkin mengakibatkan masalah lain.

Melihat dampak / akibat secara keseluruhan

Melihat kemampuan / pengetahuan anggota

Output :

  1. Ada perubahan kondisi dari sebelumnya
  2. Trend yang jelas pada tiap aktivitas
  3. Selain data item juga berdampak terhadap aspek lain

8. Standarisasi dan Tindak Lanjut

Standarisasi

Aktivitas :

Membuat standarisasi (SOP) agar masalah tidak terulang lagi.

Interprestasi :

Standarisasi dibuat berdasarkan hasil step VII dan dikontrol hingga stabil.

Output :

  1. Anggota memahami dan peduli terhadap standarisasi yang dibuat
  2. Standar / SOP menjadi standar yang resmi

Tindak lanjut

Aktivitas :

Membuat rencana berikutnya

Interprestasi :

Melakukan pendataan ulang masalah / problem yg dihadapi

Menentuka item yang akan ditanggulangi dan rencana kerja

Output :

Aktivitas tema selanjutnya sudah ada dan sudah ditentukan

Buat rekan2 semua ini bisa dijadikan panduan dalam ber-QCC. Sebagian besar sumbernya saya sarikan dari TMS. Semoga bermanfaat dan Salam Improve..!

Disarikan dari TMS.

Filed under: Improvement

8 Langkah dan 7 Alat proses QCC

Dalam kesempatan ini saya ingin share tentang DELTA yaitu 8 langkah perbaikan dan 7 alat bantu yang digunakan dalam melaksanakan improvement tersebut (QCC).

Secara umum 8 langkah yang dilakukan dalam melaksanakan QCC adalah :

  • Menemukan Persoalan / Tema
  • Menetapkan Target
  • Melakukan Analisa Kondisi yang Ada
  • Melakukan Analisa Sebab Akibat
  • Merencanakan Penanggulangan
  • Melaksanakan Penanggulangan
  • Memeriksa (Evaluasi) Hasil Penanggulangan
  • Standarisasi dan Rencana Berikut

Sedangkan 7 alat Bantu dalam QCC adalah :

  • Check sheet
  • Stratifikasi
  • Diagram Pareto
  • Diagram Sebab Akibat  (FISH BONE)
  • Grafik dan Bagan Pengendalian
  • Digram Pencar ( Scatter Diagram )
  • Histogram

Sekarang kita akan lebih jauh tentang 7 alat Bantu QCC.

1. Check Sheet

Check Sheet biasanya berbentuk formulir kertas dengan item-item yang diperlukan sudah dicantumkan dan disusun sedemikian rupa. Digunakan untuk mengumpulkan data hasil pemeriksaan (pengecekan), karena itu ada pula yang menyebutnya dengan Lembar Pengumpul Data.

 Checksheet

Tujuan Penggunaan Check Sheet

  • Check Sheet digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data dan informasi mengenai aspek dan kondisi tertentu yang diperlukan
  • Check Sheet biasanya dipakai untuk memudahkan proses pengumpulan data, dan memudahkan untuk menganalisa data 

2. Stratifikasi

Yaitu menguraikan dan mengelompokkan data menjadi ke kelompok yang lebih homogen (tunggal). Tujuannya adalah untuk menhindari salah interpretasi dalam membaca suatu data.

3. Diagram Pareto

Yaitu suatu alat untuk melihat permasalahan yang paling tinggi prioritasnya. Divisualisasikan dalam sebuah diagram yang disusun mulai dari data terbesar/terbanyak.

Pareto

Kegunaan dari Diagram Pareto :

  • Menunjukkan dengan jelas dan mudah jenis data yang terbesar.
  • Menunjukkan perbandingan masing-masing jenis terhadap keseluruhan

4. Diagram Sebab Akibat

  • Merupakan diagram yang menggambarkan hubungan antara karakteristik mutu dengan faktor penyebabnya.
  • Dapat disebut juga Fishbone karena strukturnya yang mirip struktur tulang ikan.
  • Dikembangkan pertama kali oleh Prof. Kaoru Ishikawa dari Universitas Tokyo pada tahun 1950.

Fishbone

5. Histogram

Histogram adalah satu jenis grafik balok khusus yang menggambarkan penyebaran data sebagai hasil satu macam pengukuran dari suatu kejadian atau proses, apakah data tersebut keluar dari batas pengendalian atau tidak. Dalam keadaan normal, tinggi balok-balok tersebut menampilkan bentuk lonceng.

Histogram

Histogram sangat membantu sebagai tindakan preventif terhadap masalah yang ada dengan melakukan pencatatan data secara kontinyu, sehingga penyimpangan yang terjadi dapat langsung diidentifikasi secara dini sebelum masalah menjadi berlarut-larut.

6. Control Chart

Bagan pengendalian bentuk ini merupakan bagan yang paling umum untuk data yang diukur.

Control Chart 

Bagan pengendalian x – R merupakan bagan pengendalian yang sekaligus menyatakan harga rata-rata (x) dan range ( R ).

Bagan x menunjukkan adanya perubahan pada harga rata-rata, sedang R menunjukkan adanya perubahan pada dispersi.

7. Scatter Diagram

Scatter Diagram atau Diagram Pencar dipakai untuk melihat hubungan / korelasi dua variabel yang berkaitan. Diagram ini dugunakan untuk melihat seberapa besar hubungan antara dua variable yang ditunjukkan pada Sumbu X dan Y.

Diagram Pencar

Untuk sesi berikutnya kita akan membahas detail tentang 8 langkah QCC… Semoga berguna… Salam Improve..!

Filed under: Improvement

Membuat Rekapan Excel menggunakan Sumproduct

Kali ini kita akan memberikan trik sederhana untuk penjumlahan dengan dua variable pada Excel. Caranya cukup mudah dan simple tetapi memiliki manfaat yang cukup besar karena bisa digunakan dalam mengolah data yang cukup banyak baik di kantor atau di rumah.

Mari kita lihat caranya..

Saya sudah buat contoh data sederhana sebagai berikut..

 1

Dari data diatas kita ingin buat rekapan jumlah seragam yang akan kita order dengan parameter yang kita pengen buat yaitu Jenis Kelamin dan Ukuran Baju.

Pertama kita buat format dulu untuk rekapan, seperti contoh dibawah..

2

Setelah itu kita masukan rumus seperti dibawah ini

=SUMPRODUCT(($C$3:$C$10=$C$15)*($D$3:$D$10=$B16))

Seperti biasa salin atau copy rumus dengan cara ditarik sampai cell yang diinginkan.

3

Kemudian masukan rumus di kolom berikutnya dengan cara yang serupa, hanya sedikit perbahan yaitu alamat kolom yang ingin direkap.

=SUMPRODUCT(($C$3:$C$10=$D$15)*($D$3:$D$10=$B16))

Lalu salin atau copy rumus dengan cara ditarik sampai cell yang diinginkan.

4

Jika ingin menjumlahkan masing2 kolom dapat dilakukan dengan rumus SUM biasa.

Nah untuk kali ini sekian dulu. Smoga walau sederhana bisa berguna buat rekan2…

Filed under: Artikel

Ibra akhirnya ke Barca

detiksport.com

detiksport.com

Setelah melewati pekan-pekan melelahkan akhirnya Ibra resmi menjadi milik Barca. Kemarin (27/07/09), Ibra dating ke Barcelona dalam rangka tes medis dan penandatanganan kontrak.

Ruislag antara Inter dan Barcelona secara financial sebetulnya kurang menguntungkan Barcelona, karena dalam negosiasi terakhir Barca harus menambahkan Alexander Hleb dan uang sejumlah 46 juta poundsterling dalam upaya memboyong pemain berkebangsaan Swedia tersebut. Adapun Alexander Hleb statusnya adalah dipinjamkan selama 1 musim. Namun juka Inter berkeinginan untuk mempermanenkan Hleb harus merogoh kocek 10 juta pounsterling.

Menurut beberapa kalangan, Inter sama saja melakukan blunder saat memutuskan melepas Ibra. Meski tidak menampik Eto’o adalah pemain yang bagus dan bisa diandalkan, Eto’o bukanlah pemain yang tipenya dibutuhkan oleh Inter sekarang ini. Sebagaimana diketahui Eto’o adalah seorang bomber atau eksekutor sejati yang tipenya mirip dengan pemain baru Inter lainnya yaitu Diego Militto. Hal itu berbeda sekali dengan Ibra yang lebih dominan dalam penguasaan bola dan mengkreasi serangan yang dapata bermain dengan baik di kala Timnya bermain buruk sekalipun. Kalo memang seperti itu, bukankan di Barca juga sudah penuh dengan pemain yang bertipikal sebai creator. Lalu bagaimana dan dimana peran Ibra sebenarnya. Tentunya semua orang tidak sabar untuk menyongsong musim depan…

Di Tim Catalan tersebut Ibra akan mewarisi nomor punggung 9 yang ditinggalkan Eto’o. Secara implicit Ibra menyatakan sudah tidak sabar untuk bergabung dengan rekan barunya di Barca. Adalah sangat fantastis akan bermain bersama dengan segudang pemain terbaik dunia. Sebagai informasi, Barca sedang menjalani tur pramusim di daratan Inggris. Bukan tidak mungkin, jika tidak ada halangan, Ibra akan menyusul ke Inggris dalam waktu dekat.

Lalu bagaimana dengan Eto’o? Walaupun tidak terlihat begitu senang Eto’o berjanji untuk memberikan gelar Liga Champions kepada Inter. Di Inter, pemain Kamerun ini akan berduet dengan Diego Militto yang juga merupakan pemain baru Inter. Militto didatangkan Inter dari Genoa musim ini.

Filed under: Soccer

My Twitter

”//barudakgudang.wordpress.com/”

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 878 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 878 pengikut lainnya.